Abstract :
Pada dasarnya setiap perusahaan didirikan adalah untuk memperoleh laba guna menjamin kesinambungan perusahaan pada masa yang akan datang. Dalam pencapaian laba yang ditargetkan perusahaan menghadapi beberapa permasalahan yang harus dipecahkan, hal itu termasuk proses produksi sebagai kegiatan utama perusahaan manufactur untuk menghasilkan produk. Dalam kenyataannya proses produksi ini perusahaan sering dihadapkan pada permasalahan-permasalahan yang rumit, yang menyangkut pada pembuatan perencanaan produksi serta bagaimana realisasi dari pada perencanaan tersebut. besarnya perencanaan produksi apabila tidak dapat direalisasi akan mengakibatkan perusahaan menderita kerugian akibat banyak menanggung beban berupa biaya lain-lain seperti biaya penyimpanan persediaan. Demekian juga sebaliknya apabila perencanaan produksi terlalu kecil, perusahaan nantinya akan kesulitan memenuhi permintaan pasar (konsumen).