Abstract :
Pada kesehariannya sering kali ditemukan banyaknya limbah bekas
bangunan yang sangat mengganggu. Pada dasarnya limbah bangunan yang
berupa pecahan-pecahan beton dari suatu bangunan masih dapat digunakan
sebagai pengganti sebagian dari agregat kasar pada beton.
Agregat limbah bangunan (beton bekas) sebagai agregat kasar, selain
agregat tersebut memiliki sifat-sifat teknis, murah, mudah didapat, dan sebagai
upaya untuk memanfaatkan limbah bangunan. Oleh karena itu campuran beton
dengan agregat dari agregat limbah bangunan (beton bekas) ini diharapkan
dapat memenuhi kriteria campuran beton sesuai dengan persyaratan teknis.
Maka permasalahan dari penelitian ini adalah, barapa besar kuat tekan
maksimum yang dapat dicapai oleh campuran beton agregat limbah bangunan
(beton bekas) tersebut.
Dari hasil pengujian kuat tekan beton dengan menggunakan tambahan
agregat limbah bangunan (beton bekas) sebesar 15% dengan umur 28 hari, maka
didapat kuat tekan sebesar 152,35 kg/ cm2, atau sama dengan mutu K-152
sedangkan mutu yang direncanakan K-175.
Dalam penggunaan limbah bangunan (beton bekas) sebagai campuran
beton yang akan dipergunakan sebagai bahan bangunan di lapangan, dapat
disesuaikan dengan kebutuhan perencanaan sehingga mencapai kuat tekan yang
memenuhi kriteria teknis yang diinginkan.