DETAIL DOCUMENT
Peran Lembaga Pemasyarakatan dalam Pembinaan Narapidana Narkotika (Studi pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Tanjung Balai)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Medan Area
Author
Syarifuddin, Rahmadan
Subject
correctional institution 
Datestamp
2019-09-03 09:11:16 
Abstract :
Pembinaan terhadap Narapidana pelaku penyalahgunaan narkotika membutuhkan perlakuan yang khusus, mengingat mereka biasanya merupakan pengedar maupun pemakai sehingga sifat kecanduan terhadap narkotika masih ada didalamtubuh mereka. Lembaga pemasyarakatan diharapkan menjalankan sistem pemasyarakatan agar terpidana narkotika (atau yang dikenal sebagai warga binaan pemasyarakatan/WBP) menyadari kesalahan, memperbaiki diri, tidak mengulangi tindak pidana. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana peran Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Tanjung Balai dalam melakukan pembinaan terhadap narapidana pemakai narkotika, apakah hambatan-hambatan yang dialami oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Tanjung Balai dalam pembinaan narapidana pemakai narkotika dan bagaimana upaya untuk mengatasi hambatanhambatan yang dialami oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Tanjung Balai dalam pembinaan narapidana pemakai narkotika. Metode penelitian yang digunakan adalah mempergunakan 2 (Dua) metode: penelitian kepustakaan (Library Research) yaitu dengan melakukan penelitian terhadap berbagai sumber bacaan yaitu buku-buku, majalah hukum, pendapat para sarjana, peraturan undang-undang dan juga bahan-bahan kuliah. Penelitian lapangan (Field Research) yaitu dengan melakukan kelapangan dalam hal ini penulis langsung melakukan studi pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Tanjung Balai dengan melakukan wawancara kepada pihak staff / pegawai dan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Tanjung Balai. Hasil penelitian Peran Lemabaga Pemasyarakatan Kelas II B Tanjung Balai yang kita berikan sudah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 12 tahun 1995 tentang pemasyarakatan dan juga sudah sesuai dengan PP Nomor 12 tahun 1999 tentang pembinaan dan pembimbingan warga binaan. Peran dari lembaga pemasyarakatan yang bertugas membina narapidana bahwa narapidana tersebut harus dibekali pengertian norma-norma kehidupan serta melibatkan mereka dalam kegiatan-kegiatan sosial yang dapat menumbuhkan rasa percaya diri dalam kehidupan bermasyarakat, agar narapidana itu sanggup hidup mandiri. Hambatan yang dialami oleh lembaga pemasyarakatan Kelas II B Tanjung Balai dalam pembinaan narapidana narkotika ialah kurangnya sarana dan prasarana dalam melakukan pembinaan narapidana, kurangnya petugas dan pengetahuan petugas dalam melakukan pembinaan narapidana, dan semakin banyaknya penghuni dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Tanjung Balai. Upaya untuk mengatasi hambatan yang dialami oleh lembaga pemasyarakatan Kelas II B Tanjung Balai ialah perlunya pembenahan dan pengawasan birokrasi yang lebih baik lagi didalam pelaksanaan tugas dan kewajiban sebagai fungsi Lembaga Pemasyarakatan, agar terciptanya fungsi Lembaga Pemasyarakatan yang sesungguhnya yang sesuai dengan Undang Undang Pemasyarakatan. 

Institution Info

Universitas Medan Area