Abstract :
Sebagaimana kita ketahui bahwa tujuan perusahaan yang paling utama adalah fokus
pada pencapaian laba. Pencapaian laba yang tinggi dalam suatu perusahaan mengindikasikan
bahwa perusahaan tersebut mampu menjalankan operasionalnya dengan baik. Hal tersebut
dapat dilihat dari laporan kinerja perusahaan yaitu laporan laba rugi dan laporan posisi
keuangan perusahaan. Namun demikian, masih banyak faktor-faktor lain yang yang tidak
kalah penting menjadi sorotan dalam menilai tingkat efisiensi perusahaan, antara lain dilihat
dari tingkat perputaran kas dan tingkat perputaran piutang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah perputaran kas (X1) dan perputaran
piutang (X2) baik secara parsial maupun simultan berpengaruh signifikan terhadap
profitabilitas. Pada PT. Indosat. Tbk Yang Terdaftar di BEI. Metode analisis data yang
digunakan adalah uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda dan uji hipotesis. Data
yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, dengan mengumpulkan laporan
keuangan triwulan PT Indosat Tbk berupa neraca dan laporan laba rugi tahun 2008 sampai
dengan tahun 2017 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel yang digunakan dalam
penelitian ini adalah laporan keuangan quartal berupa neraca dan laporan laba rugi PT
Indosat Tbk tahun 2008 sampai dengan tahun 2017.
Hasil uji F, diperoleh nilai F sebesar 10.502 dengan tingkat signifikan 0,000 berarti
dengan demikian secara serempak (simultan) perputaran kas dan perputaran piutang
berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Hasil uji t secara parsial menunjukkan tingkat
signifikansi yang diperoleh dari variabel bebas yaitu perputaran kas sebesar 0,000 dan
perputaran piutang sebesar 0,001. Hal ini menunjukkan perputaran kas dan perputaran
piutang berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas.
Berdasarkan hasil penelitian, maka peneliti menyarankan bagi investor sebaiknya
memperhatikan nilai perputaran kas dan perputaran piutang sebelum mengambil keputusan
untuk berinvestasi, dan bagi perusahaan sebaiknya memperhatikan pengelolaan kas dan
piutang dengan memperhatikan perputaran kas dan perputaran piutangnya agar lebih efektif
dan efisien sehingga bisa mencapai laba yang maksimal. Bagi peneliti selanjutnya,
hendaknya menambah atau memperbanyak variabel independen yang masih berbasis pada
laporan keuangan selain yang digunakan dalam penelitian ini dengan tetap berlandaskan
pada penelitian-penelitian sebelumnya.