Abstract :
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengujidan mendapatkan data secara empiris
mengenai hubungan Religiusitas dengan Pengendalian Diri pada remaja. Sejalan dengan landasan teori,
maka diajukan hipotesa yang berbunyi adanya hubungan positif antara Religiusitas dengan Pengendalian Diri.
Dimana semakin tinggi Religiusitas pada remaja, maka semakin tinggi Pengendalina Diri pada remaja. Penelitian
ini melibatkan 75 remaja akhir dengan batasan usia 17-21 tahun dikelurahan Lubuk Pakam I/II sebagai subjek
penelitian. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik “Purposive Samplingâ€. Peneitian ini menggunakan
instrument skala likert untuk skala Religiusitas dan skala Pengendalian Diri. Skala Religiusitas berdasarkan
aspek-aspek menurut Grants (dalam Jalaluddin, 2002) yaitu terdiri dari : Aspek Ideologi, Aspek Ritualistik,
Aspek Eksperiensial, Aspek intelektual, Aspek Konsekuensial. Menurut Averill (1973) Pengendalian diri terdiri
dari beberapa aspek-aspek yaitu : Kontrol perilaku, Kontrol kognitif, Kontrol keputusan. Berdasarkan analisis
data, diperoleh hasil terdapat hubungan positif antara religiusitas dengan Pengendalian Diri.
Hasil ini dibuktikan dengan koefisien kolrelasi dimana Rxy = 0.362 dengan P = 0,001 < 0.05.
Nilai koefisien determinasi (Rsquare) penelitian dengan nilai sebesar 0.131 dapat diartikan bahwa variabel
Religiusitas memberi pengaruh pada Pengendalian diri sebesar 13,1% dari hasil perhitungan mean hipotetik
dan mean empiric diperoleh Religiusitas tinggi dan Pengendalian diri tinggi.