Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Pengaruh Koordinasi dan Pendelegasian Wewenang Terhadap Kinerja Karyawan Pada Bagian Sumber Daya Manusia PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Kantor Direksi Medanâ€. Jenis penelitian ini adalah berjenis eksplanasi, yaitu penelitian yang dapat dikaji menurut tingkatannya yang berdasarkan kepada tujuan dan obyek-obyeknya, yang bertujuan untuk mempelajari, mendeskripsi, mengungkapkan, dan menyelidiki hubungan kausalitas antara variabel independen dengan variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah Karyawan Bagian Sumber Daya Manusia PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Kantor Direksi Medan sebanyak 40 karyawan. Dan dengan menggunakan teknik sampel jenuh, maka jumlah sampeldalam penelitian ini sebanyak 40 responden diambil dari seluruh karyawan.
Berdasarkan hasil uji t dapat dilihat bahwa t hitung pada variabel koordinasi sebesar 6.818 lebih besar dari t tabel sebesar 1.683 dengan probabilitas t yakni sig 0,000 lebih kecil dari batasan signifikansi sebesar 0,05. Berdasarkan nilai tersebut maka variabel koordinasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja. Pada variabel pendelegasian wewenang sebesar 3.740 lebih besar dari t tabel sebesar 1.683 dengan probabilitas t yakni sig 0,000 lebih kecil dari batasan signifikansi sebesar 0,05, maka variabel pendegelasian wewenang secara parsial mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja. Berdasarkan hasil uji F maka diperoleh nilai Fhitung sebesar 50.264 >3.13 dengan sig 0,000<α 0,05, menunjukan Ho ditolak dan Ha diterima, berarti koordinasi dan pendegelasian wewenang secara serempak berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap variabel kinerja. Nilai R Square yang diperoleh sebesar 0,716. Untuk melihat besar pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat dengan cara menghitung koefisien determinasi (KD) = R2 x 100%, sehingga diperoleh KD = 71,6%. Angka tersebut menunjukkan bahwa sebesar 71,6% kinerja (variabel terikat) dapat dijelaskan oleh koordinasi dan pendegelasian wewenang. Sisanya sebesar 29,4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini.