Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan penyesuaian diri dengan
kenakalan remaja dikecamatan Medan Polonia, Penyesuaian diri adalah proses
bagaimana individu mencapai keseimbangan diri dalam memenuhi kebutuhan sesuai
dengan lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Hipotesis
penelitian dinyatakan ada hubungannya penyesuaian diri dengan kenakalan remaja.
Sampel penelitian sebanyak 50 orang. Nilai rata-rata SD penyesuaian diri = 12.801
sedangkan nilai rata-rata SD kenakalan remaja = 14.667. Nilai rata-rata Empirik
penyesuaian diri = 147 sedangkan nilai rata-rata hipotesisnya sebesar = 80 kemudian
nilai rata-rata Empirik kenakalan remaja = 120 sedangkan nilai rata-rata hipotesisnya
sebesar = 140. Metode pengambilan data menggunakan skala model likert. Teknik
pengambilan sampel dengan purposive sampling. Metode analisis data menggunakan
Teknik korelasi product moment. Hasil penelitian diperoleh penyesuaian diri lebih
rendah sedangkan tingkat kenakalan remaja lebih tinggi. Hipotesis dan Empirik
dengan melihat nilai r = - 628 dengan Koefisien Signifikansi 0,01. Nilai ini berarti
nilai signifikasi yang diperoleh lebih kecil dari 0,05. maka dapat dinyatakan bahwa
penyesuaian diri tergolongan rendah dan kenakalan remaja (subjek penelitian)
tergolong tinggi = 394. Berdasarkan hasil penelitian maka hipotesis penelitian ini
dinyatakan diterima.