Abstract :
Penelitian ini bertujuan unutk mengetahui antara kepercayaan diri dengan social loafing pada fakultas Hukum Universitas Medan Area. Social loafing adalah menurunnya motivasi inidividu untuk terlihat dalam kegiatan kelompok, seseorang menjadi kurang termotivasi untuk terlibat atau melakukan sesuatu kegiatan tertentu pada saat orang tersebut berada dalam keadaan bersama-sama dengan orang lain, mereka kurang termotivasi untuk terlibat dalam diskusi karena ada dalam lingkungan dimana ada orang lain yang mungkin mau melakukan respon yang lebih sama terhadap stimulus yang sama. Penelitian ini menggunakan pendeatan kuantitatif, hipotesis penelitian ini menyatakan adanya hubungan kepercayaan diri dengan social loafing pada fakultas Hukum Universitas Medan Area. Sampel penelitian sebanyak 42 siswa. Pengumpulan data menggunakan teknik random sampling. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan random sampling teknik pengumpulan data menggunakan skala model likert. Analisis data menggunakan Kolerasi Product Moment. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh, rxy = -,46,6, p = 0,01 berarti p < 0,010. Hasil perhitungan nilai rata-rata Hipotetik dan empiric diketahui berdasarkan kepercayaan diri SD = 9,931. Adapun untuk kepercayaan diri Hipotetik 75 dan Mean Empirik 51,10 dikategorikan rendah dan untuk social loafing SD = 12,116 Hipotetik 67,5 dan Mean Empirik 86,43 dikategorikan tinggi. Berdasarkan hasil penelitian bobot sumbangan efektif X terhadap Y 21,7% penelitian dinyatakan diterima.