Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemangkasan cabang dan jarak
tanam terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman semangka (Citrullus vulgaris Schard),
yang dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Medan Area, yang
berlokasi di Jalan Kolam No.1 Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, dengan ketinggian 12
meter di atas permukaan laut (dpl), topografi datar dan jenis tanah alluvial. Penelitian
dilaksanakan mulai September sampai November 2018.
Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok
(RAK) Faktorial dengan dua faktor perlakuan, yaitu : 1) Faktor perlakuan berbagai metode
pemangkasan (P) yang terdiri dari 4 taraf, yakni : P0 = Tidak dilakukan pemangkasan; P1=
Pemangkasan cabang primer; P2 = Pemangkasan cabang primer dan 1-5 cabang sekunder pada
semua cabang primer; P3 = Pemangkasan cabang primer dan 1-10 cabang sekunder pada semua
cabang primer, dan 2) Faktor perlakuan berbagai metode jarak tanam (J) yang terdiri dari 4 taraf,
yakni : J0 = 50 cm x 250 cm (7 tanaman/ plot); J1 = 75 cm x 250 cm (6 tanaman/ plot); J2 =
100 cm x 250 cm (4 tanaman/ plot); J3 = 125 cm x 250 cm (4 tanaman/ plot dan dilaksanakan
dengan ulangan sebanyak 2 ulangan.
Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah panjang tanaman, umur berbunga,
jumlah cabang sekunder, jumlah buah per sampel, bobot buah per tanaman sampel, diameter
buah per tanaman sampel dan bobot buah per plot.
Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini, yakni : 1) Pemangkasan tanaman
semangka berpengaruh sangat nyata terhadap panjang tanaman, umur berbunga, jumlah cabang
sekunder, jumlah buah per tanaman sampel, bobot buah per tanaman sampel, diameter buah per
tanaman sampel dan bobot buah per plot; 2) Jarak tanam semangka berpengaruh sangat nyata
terhadap umur berbunga, jumlah buah per tanaman sampel, bobot buah per tanaman sampel,
diameter buah per tanaman sampel dan bobot buah per plot, tetapi berpengaruh tidak nyata
terhadap panjang tanaman dan jumlah cabang sekunder; dan 3) Interaksi antara kedua faktor
perlakuan berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman semangka.