Abstract :
Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian
Universitas Medan Area yang beralamat di Jalan PBSI No.1 Medan Estate,
Kecamatan Percut Sei Tuan dengan ketinggian kurang lebih 22 m dpl, dengan
topografi datar dan jenis tanah alluvial, sejak bulan Agustus sampai dengan
November 2018.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan
Acak Kelompok (RAK) Faktorial,dengan 2 faktor perlakuan, yaitu : 1) Faktor
pemberian pupuk kandang sapi (notasi P), yang terdiri dari 4 taraf perlakuan,
yakni :P0 = tanpa pupuk kandang sapi (kontrol); P1 = pupuk kandang sapi 10
ton/ha (1.400 g/ plot); P2 = pupuk kandang sapi 20 ton/ha (2.800 g/plot); P3 =
pupuk kandang sapi 30 ton/ha (4.200 g/plot), dan 2) Faktor pemberian pupuk
organik cair (POC) limbah kulit kopi (notasi K), yang terdiri dari 4 taraf, yakni
:K0 = tanpa pemberian pupuk POC limbah kulit kopi; K1 = pemberian POC kulit
kopi konsentrasi 20 % (200 ml/liter air); K2 = pemberian POC kulit kopi
konsentrasi 40 % (400 ml/liter air); K3 = pemberian POC kulit kopi konsentrasi 60
% (600 ml/liter air), masing-masing perlakuan diulang sebanyak 2 kali.
Parameter yang diamati dalam penelitian ini terdiri dari tinggi tanaman,
jumlah daun, umur berbunga, panjang tongkol, produksi per sampel dan produksi
per plot. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah sebagai berikut :1)
Pemberian pupuk kandang sapi berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman,
panjang tongkol per tanaman sampel, produksi tanaman per sampel dan produksi
tanaman per plot, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah daun dan umur
berbunga. Pemberian pupuk kandang sapi sebanyak 1,4 kg/plot merupakan
perlakuan terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman
jagung manis; 2) Pemberian pupuk organik cair limbah kulit kopi berpengaruh
tidak nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, umur berbunga, panjang
tongkol per tanaman sampel, produksi tanaman per sampel dan produksi tanaman
per plot; dan 3) Kombinasi antara perlakuan pemberian pupuk kandang sapi dan
pupuk organik cair limbah kulit kopi berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi
tanaman, jumlah daun, umur berbunga, panjang tongkol per tanaman sampel,
produksi tanaman per sampel dan produksi tanaman per plot.