Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris tentang hubungan konsep
diri dengan kepercayaan diri remaja Panti Asuhan Al-Jamia’yatul Washliyah di
Pulo Brayan Medan. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada
hubungan positif antara konsep diri dengan kepercayaan diri pada remaja panti
asuhan, dengan asumsi semakin tinggi konsep diri maka semakin tinggi
kepercayaan diri remaja, begitu juga sebaliknya semakin rendah konsep diri maka
akan semakin rendah kepercayaan diri remaja. Metode pengumpulan data dalam
penelitian ini menggunakan dua skala yang terdiri dari skala konsep diri dan skala
kepercayaan diri. Penelitian ini dilakukan di Panti Asuhan Al-Jamia’yatul
Washliyah di Pulo Brayan Medan dengan jumlah populasi sebanyak 115 orang
dan jumlah sampel yang diambil sebanyak 50 orang remaja putri. Teknik
pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling. Berdasarkan
analisis data, maka diperoleh hasil sebagai berikut: 1). Terdapat hubungan positif
yang signifikan antara konsep diri dengan kepercayaan diri remaja panti asuhan,
dimana rxy = 0,597; p = 0,000, berarti p < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian ini,
maka hipotesis yang diajukan dinyatakan diterima. 2). Kepercayaan diri
dipengaruhi oleh konsep diri sebesar 35,6% dan faktor lain yang memberi
pengaruh sebesar 64,4%. 3). Hasil penelitian lain yang diperoleh dari penelitian
ini yaitu para remaja putri panti asuhan ternyata memiliki konsep diri yang
tergolong rendah, karena mean hipotetik 67,5 lebih besar dari mean empirik 53,80
dimana selisihnya melebihi nilai SD 10,182 dan kepercayaan diri remaja putri
panti asuhan ada pada kategori rendah, sebab mean hipotetik 50 lebih besar dari
mean empirik 40,62 dimana selisihnya melebihi dari nilai SD 8,708.