Abstract :
Penelitian ini dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Jalan Kolam No. 1 Medan Estate Kecamatan Percut Sei Tuan dengan ketinggian 12 mdpl topografi datar, jenis tanah alluvial dan pH tanah 5 – 7. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 25 Oktober 2018 sampai 25 Januari 2019.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial yang terdiri dari 2 faktor perlakuan, yaitu : 1) Faktor pemberian kompos kulit kopi (notasi K) yang terdiri dari 4 taraf perlakuan : yakni K0 = Tanpa kompos kulit kopi, K1 = Kompos kulit kopi 1 kg/m2, K2 = Kompos kulit kopi 1,5 kg/m2, K3 =
Kompos kulit kopi 2 kg/m2. 2) Pemberian POC limbah ikan (notasi P) yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yakni : P0 = Tanpa POC limbah ikan, K1 = menggunakan POC limbah ikan 250 ml/L air, P2 = POC limbah ikan 500 ml/L air, P3 = POC limbah ikan 750 ml/L air.
Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah Tinggi Tanaman, Jumlah Cabang, Jumlah Polong Per Sampel, Jumlah Polong Per Plot, Berat Polong Berisi Per sampel, Berat Polong Berisi Per Plot dan Jumlah Produksi Per Ha.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini, yakni 1). Pemberian kompos kulit kopi berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah polong per plot dan berat polong berisi per plot. Dalam hal ini pemberian kompos kulit kopi dengan dosis 2 kg/m2. 2). Pemberian POC limbah ikan berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah polong per plot. Dalam hal ini pemberian POC limbah ikan dengan konsentrasi 750 ml/L air. 3). Kombinasi antara pemberian kompos kulit kopi dan POC limbah ikan tidak nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah.