Abstract :
Kebutuhan masyarakat akan air minum terus meningkat seiring dengan cepatnya pertumbuhan jumlah penduduk dan meningkatnya efek global warming. Disisi lain, untuk masyarakat perkotaan, sumber-sumber air yang ada tidak dapat memenuhi seluruh kebutuhan akan air minum karena volumenya yang terbatas dan rata-rata sudah tercemar limbah atau bahanbahan lain sehingga tidak layak untuk dikonsumsi. Saat ini, total konsumsi air minum penduduk Indonesia mencapai 26 milyar per tahun. Ketersediaan air yang layak minum, berkualitas, dan terjamin kesehatannya makin sulit diperoleh. Kondisi ini membuat bisnis air minum dalam kemasan menjadi bisnis yang sangat menarik bagi investor. Sehingga Trust dan Brand Image sebagai nilai jual yg dapat mengubah keputusan masyarakat dalam pembelian air minum dalam kemasan. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi dua jenis data, yaitu data yang diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner kepada masyarakat atau primer dan data yang telah dikumpulkan oleh pihak lain atau sekunder. Pengujian validitas dilakukan dengan menggunakan program SPSS 22.0 for windows. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat di daerah Medan Denai yang berjumlah 58.168 orang. Sampel yang diambil sebanyak 115 orang. Nilai Fhitung adalah 9,752 dengan tingkat signifikan 0,000. Sedangkan, nilai Ftabel pada tingkat signifikan 95% (a = 0,05) adalah 2,484 dimana (Fhitung > Ftabel) sehingga 9,752 > 2,484 dan nilai sig < 0,05 (0,000 < 0,05). Dengan demikian, secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan antara Trust dan Brand Image Terhadap Keputusan Pembelian Air Minum Dalam Kemasan Merek Aqua di Medan Denai.