Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji, mengetahui dan menjelaskan pengaruh budaya kerja terhadap kinerja aparatur sipil negara pada kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara yang selama ini proses penanaman budaya kerja yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara masih tergolong rendah. Belum lagi masalah kedisplinan yang dimiliki oleh pegawai Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai yang berjumlah 55 orang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa budaya kerja sangat berpengaruh terhadap kinerja aparatur sipil Negara pada kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara, yang ditunjukkan dengan besarnya koefisien determinasi variabel nilai R Square (R2) sebesar 0,084 yang menunjukkan bahwa kontribusi variabel budaya kerja terhadap kinerja pegawai sebesar 8,4%. Dengan demikian hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima.