Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan akuntansi aset tetap dan terhadap peningkatan laba Perum Perumnas Regional I Medan dengan periode penelitian dari tahun 2014 – 2018. Jenis metodologi yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif yakni menjabarkan secara menyeluruh terhadap kebijakan akuntansi aset tetap yang diterapkan pada Perum Perumnas Regional I Medan yang akan dibandingkan dengan teori, sehingga didapatkan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kebijakan akuntansi aset tetap pada Perum Perumnas Regional I Medan meliputi: (a) Pengakuan Akuntansi Aktiva Tetap yang menggunakan harga perolehan pada saat perolehan awal; (b) Pengukuran Aktiva Tetap mengukur aktiva tetap menggunakan biaya perolehan; (c) metode penyusutan yang digunakan pada Perum Perumnas Regional I Medan menggunakan metode garis lurus dalam mengalokasikan biaya penyusutannya, dimana pada pencatatan di laporan posisi keuangan, aktiva tetap perusahaan seperti tanah dan bangunan dicatat terpisah kecuali peralatan dan inventaris kantor digabungkan; dan (d) penyajian dan pengungkapan aktiva tetap dalam laporan keuangan dimana penyajian aset tetap pada perusahaan tidak dipisahkan seperti peralatan dan inventaris kantor digabungkan pada laporan posisi keuangan. Beban penyusutan pada Perum Perumnas Regional I Medan menggunakan metode penyusutan garis lurus, pada perusahaan ini setelah perhitungan menunjukkan bahwa metode penyusutan yang paling besar memberikan pengaruh terhadap laba operasi Perum Perumnas Regional I Medan periode 2014 – 2018 ialah metode penyusutan garis lurus sebesar Rp 45.346.000.000 dibandingkan dengan metode lainnya yakni dengan metode jumlah angka tahun sebesar Rp 45.285.000.000 dan metode saldo menurun ganda sebesar Rp 45.320.000.000.