Abstract :
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bertujuan menguji dan
mendapatkan data secara empiris mengenai hubungan antara sibling rivalry
dengan kepercayaan diri pada remaja. Rasa percaya diri adalah suatu keyakinan
seseorang terhadap segala aspek kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya dan
keyakinan tersebut membuatnya merasa mampu untuk bisa mencapai berbagai
tujuan di dalam hidupnya. Hakim (2002) menyatakan bahwa faktor yang dapat
mempengaruhi rasa percaya diri adalah pengaruh anggota keluarga lain salah
satunya pengaruh saudara kandung. Hubungan yang buruk dengan saudara
kandung atau disebut dengan istilah sibling rivalry sulit untuk bisa
mengembangkan rasa percaya diri pada anak. Maka hipotesis yang diajukan
dalam penelitian ini yaitu ada hubungan antara sibling rivalry dengan kepercayaan
diri pada remaja. Sampel penelitian berjumlah 64 siswa. Pengambilan sampel
pada penelitian ini menggunakan teknik purpossive sampling. Instrumen
penelitian adalah skala sibling rivalry menggunakan 3 Ciri-ciri dari Shaffer
(dalam Kibtiyah, 2018) kepercayaan diri berdasarkan ciri-ciri dari Athony (dalam
Hapasari & Primastuti, 2014). Metode pengumpulan data menggunakan skala
Guttman untuk variabel sibling rivalry, dan skala likert untuk variabel
kepercayaan diri. Metode analisis data menggunakan teknik korelasi product
moment dari pearson. Hasil penelitian ini 1.Terdapat hubungan negatif yang
signifikan antara sibling rivalry dengan kepercayaan diri pada remaja di SMP
Negeri 2 Kualuh Hulu Kabupaten Labuhan Batu Utara, dengan koefisien korelasi
rxy = - 0,543 dengan signifikan p = 0.000 < 0,05. 2. Kontribusi sibling rivalry
terhadap kepercayaan diri sebesar 29,5 %.