DETAIL DOCUMENT
Hubungan antara Harga Diri dengan Perilaku Prososial pada Remaja di SMA Yayasan Perguruan Indonesia Membangun Medan
Total View This Week0
Institusion
Universitas Medan Area
Author
Lase, Nancy Gusmira
Subject
self-esteem 
Datestamp
2019-12-02 02:45:07 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan harga diri dengan perilaku prososial pada remaja di SMA Yayasan Perguruan Indonesia Membangun Medan. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 287 siswa dan sampel yang digunakan sebanya 90 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Subjek penelitian ini yaitu remaja di SMA YAPIM. Sejalan dengan pembahasan yang terdapat dalam landasan teori, maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah yaitu ada hubungan positif antara harga diri dengan perilaku prososial. Dengan asumsi semakin tinggi harga diri maka semakin tinggi perilaku prososial pada remaja. Demikian pula sebaliknya, semakin rendah harga diri maka semakin rendah perilaku prososial pada remaja. Penelitian ini menggunakan skala harga diri dan skala perilaku prososial. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis korelasi product moment. Hasil analisis diketahui bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara harga diri dengan perilaku prososial dilihat dari koefisien linieritas R= 0,676 dengan p = 0.000 < 0,05. Nilai koefisien determinan (r2) 0.456 atau sebesar 45.6%. Artinya adalah bahwa harga diri dari siswa tersebut berkontribusi sebesar 45.6% terhadap perilaku prososial siswa SMA YAPIM Medan. Dari hasil penelitian ini, maka hipotesis yang diajukan dinyatakan diterima. 

Institution Info

Universitas Medan Area