Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan job insecurity dengan stres kerja
pada karyawan outsourcing di PT. Telkom Regional 1 Sumatra Utara.Subjek
dalam penelitian ini adalah karyawan outsourcing yang berjumlah 76. Teknik
pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling.Pengambilan data
dilakukan dengan mengunakan dua skala, yaitu skala Job Insecurity dan skala stres
kerja. Analisis data menggunakan teknik korelasi (rxy) sebesar 0,432 dengan p =
0,000 < 0,05, artinya terdapat hubungan positif dan signifikan antara job
insecurity dengan stres kerja pada karyawan outsourcing, yang menunjukkan
bahwa semakin tinggi job insecurity maka semakin tinggi stres kerja pada
karyawan outsourcing. Sebaliknya semakin rendah job insecurity maka semakin
rendah stres kerja karyawan.Job insecurity dalam penelitian ini di PT. Telkom
Regional 1 Sumatra Utara tergolong positif/ tinggi karena (mean empirik =
130,56 > mean hipotetik = 112,5 dimana selisihnya melebihi bilangan SD =
9,107). Dan Stres Kerja juga tergolong positif/ tinggi, karena (mean empirik =
119,85 > mean hipotetik = 105 dimana selisihnya melebihi bilangan SD = 7,139).
Adapun koefisien determinasi dari korelasi tersebut sebesar r2 = 0,187 artinya
jobinsecurity memberikan sumbangan efektif terhadap stres kerja sebesar 18,7 %.
Hasil penelitian ini sesuai dengan hasil penelitian dilapangan.