Abstract :
Setelah dilakukan peninjauan terhadap petani bawang maka didapat suatu kendala dalam hal mengeringkan bawang hasil panen dimana kendala tersebut adalah faktor cuaca yang dapat berubah setiap saat sehinggi memperlambat proses pengeringan, maka dari itu peneliti tertarik untuk menciptakan mesin pengering bawang yang efisien dengan menggunakan sumber panas api sebagai pengeringnya, Perancangan ini bertujuan untuk menciptakan alat mesin pengering bawang dengan kapasitas 7 kg serta melakukan perancangan mesin pengering bawang agar mendapatkan bentuk nyata dari alat mesin pengering, maksud dari dilakukannya perancangan ini adalah untuk mengetahui apakah mesin yang dibuat dapat mengeringkan bawang serta untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara kering pada bawang jika menggunakan sinar matahari dan menggunakan mesin pengering dan perbedaan kuliatas dan jumlah kadar air pada bawang, Metode yang dilakukan pada perancangan ini yaitu membuat gambar awal yang selanjutnya merakit mesin pengering untuk mengurangi kadar air pada bawang. Bahan yang digunakan dalam proses kerjanya adalah besi siku ukuran 25 x 25 mm dan plat dengan tebal 1.5 mm dan bahan untuk proses kerjanya adalah bawang merah yang masih dalam keadaan basah. Dengan menggunakan mesin pengering maka hasil yang didapat dalam sekali produksi memakan waktu 1 jam dan kadar air yang diuapkan sebesar 10,97 % dengan menggunakan suhu 70 0C. Bawang yang dikeringan dengan menggunakan mesin sama hasilnya dengan menggunakan sinar matahari hanya saja waktu pengeringan yang berbeda.