Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh otoriter dengan kemandirian belajar pada siswa kemandirian belajar. Hipotesis yang diajukan yang diajukan adalah adanya hubungan negatif antara pola asuh otoriter dengan kemandirian belajar pada siswa kemandirian belajar, dimana semakin tinggi pola asuh otoriter maka semakin rendah kemandirian belajar pada siswa kemandirian belajar begitu pula sebaliknya, semakin rendah pola asuh otoriter maka semakin tinggi kemandirian belajar pada siswa kemandirian belajar. Sampel penelitian dipilih menggunakan metode purposive sampling yaitu, siswa kemandirian belajar yang diketahui berjumlah 90 orang. Data penelitian diuji menggunakan uji korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan significant antara pola asuh otoriter dengan kemandirian belajar pada siswa kemandirian belajar (rxy = - 0,418; P = 0,001 < 0,05). Selanjutnya diketahui kontribusi pola asuh otoriter terhadap kemandirian belajar adalah sebesar 17,05% (r2 = 0,175) diketahui pula bahwa pola asuh otoriter tergolong rendah (mean empirik = 83,22 < mean hipotetik 95) dan kemandirian belajar tergolong tinggi (mean empirik 99,32 > mean hipotetik 82,5).