Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris dan mengetahui apakah gambaran Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Problem Solving Pada Anggota Polres Samosir. Sampel pada penelitian ini sebanyak 56 Anggota Polres Samosir. Pengambilan sampelnya menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala Problem Solving Menurut Heppner dan Peterson (1982) mengkategorikan tiga macam sikap terhadap pemecahan masalah, diantaranya keyakinan diri dalam menyelesaikan masalah (ProblemSolving Confidence), keyakinan diri individu dalam memecahkan masalah. Gaya pendekatan atau penghindaran (Approach-Avoidance Style) yang mengukur kecenderungan untuk menghindari atau mendekati berbagai kegiatan pemecahan masalah. Kontrol pribadi (Personal Control) yang menilai keyakinan individu dalam memutuskan untuk menggunakan atau tidak rancangan yang telah disusun secara sistematis dengan baik ketika menghadapi masalah. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa faktor tertinggi yang mempengaruhi Problem Solving pada anggota Polres Samosir adalah kepercayaan diri 51.4 % berkontribusi dalam mempengaruhi Problem Solving. Selanjutnya yang kedua memiliki tujuan dengan hasil 31.58% berkontribusi dalam mempengaruhi Problem Solving. Yang ketiga adalah focus sebesar 16.97% berkontribusi dalam mempengaruhi Problem Solving.