DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Terapi Sensori Integrasi Terhadap Kemampuan Berbicara pada Anak Retardasi Mental Sedang
Total View This Week0
Institusion
Universitas Medan Area
Author
Daeng, Nuzul Rahmi
Subject
kemampuan berbicara 
Datestamp
2020-02-18 03:32:41 
Abstract :
Anak retardasi mental sedang adalah anak yang memiliki tingkat inteligensi antara 36-51. Mereka mengalami kesulitan dalam hal berbicara sehingga mempengaruhi kemampuan membaca, kemampuan verbal, perilaku, penyesuaian sosial, dan kemampuan akademiknya. Oleh sebab itu, terapi Sensori Integrasi diperlukan untuk meminimalisir permasalahan dalam berbicara yang dialami oleh anak retardasi mental tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi Sensori Integrasi (SI) terhadap kemampuan berbicara.Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design dengan subjek penelitian berjumlah 4 orang. Subjek dalam penelitian ini adalah anak-anak yang tergolong dalam retardasi mental sedang yang berada pada rentang usia 6-12 tahun. Teknik pengambilan subjek dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Alat ukur yang digunakan, yaitu metode observasi (pengamatan) yang dipadukan dengan media kartu bergambardengan mengacu pada salah satu aspek kemampuan bicara anak, yaitupengembangan kosakata.Seleksi aitem dilakukan dengan menghitung koefisien korelasi yang menggunakan koefisien korelasi Point Biserial.Nilai koefisien reliabilitas Kappa sebesar 0,429. Hasil utama penelitian diperoleh sebesar t = -1,000 dengan nilai p = 0,317 dimana p ˃ 0,05, maka Ha ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh terapi Sensori Integrasi terhadap kemampuan berbicara pada anak retardasi mental sedang. 

Institution Info

Universitas Medan Area