Abstract :
Hakim (2002) menjelaskan bahwa rasa percaya diri merupakan suatu
keyakinan seseorang terhadap segala aspek kehidupan yang dimilikinya dan
keyakinan tersebut membuatnya merasa mampu untuk bisa mencapai berbagai
tujuan di dalam hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya
perbedaan kepercayaan diri ditinjau dari remaja yang tinggal dan tidak tinggal
bersama orang tua. Hipotesis dalam penelitian ini adalah ada perbedaan
kepercayaan diri di tinjau dari remaja yang tinggal dan tidak tinggal bersama
orang tua. Penelitian ini dilakukan di SMK TI Dharma Bakti Medan dengan
jumlah sampel 78 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik
purposive sampling. Penelitian ini menggunakan satu buah skala yakni skala
kepercayaan diri. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis
varian 1 jalur. Adapun hasil perhitungan mean hipotetik, mean empirik, serta
standar deviasinya diketahui bahwa kepercayaan diri remaja yang tinggal bersama
orang tua berada pada kategori tinggi, dengan skor mean hipotetik sebesar 80 dan
skor mean empirik sebesar 111.80, serta standar deviasinya 6.556. Sedangkan
kepercayaan diri remaja yang tidak tinggal bersama orang tua pada kategori
rendah dengan skor mean hipotetik 80 dan mean empirik 88.25, serta standar
deviasinya 9.691. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan
kepercayaan diri ditinjau dari remaja yang tinggal dan tidak tinggal bersama orang
tua di SMK TI Dharma Bakti Medan dengan melihat nilai atau koefisien
perbedaan Anava dimana, F =307.982 dengan p = 0.000, < 0,05.