Abstract :
Kemandirian belajar merupakan proses individu mengambil inisiatif dalam
merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi sistem pembelajarannya. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepercayaan diri dan
dukungan orangtua dengan kemandirian belajar siswa di SMA Dharma Pancasila
Medan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian
adalah siswa SMA Dharma Pancasila Medan sebanyak 472 siswa terdiri dari kelas
X sebanyak 4 kelas, kelas XI sebanyak 5 kelas, dan kelas XII sebanyak 5 kelas.
Dengan menggunakan Teknik Random Sampling diperoleh sampel sebesar 120
responden. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa secara umum kondisi
kepercayaan diri, dukungan orangtua dan kemandirian belajar siswa-siswi SMA
Dharma Pancasila tergolong tinggi. Hasil analisis regresi berganda hipotesis
pertama menunjukkan bahwa ada hubungan positif dan signifikan antara
kepercayaan diri dengan kemandirian belajar, kontribusi sebesar 27,7%. Hipotesis
kedua menunjukkan ada hubungan positif dan signifikan antara dukungan
orangtua dengan kemandirian belajar, kontribusi sebesar 31,2% dan hipotesis
ketiga menunjukkan ada hubungan positif dan signifikan antara kepercayaan diri
dan dukungan orangtua terhadap kemandirian belajar siswa dengan kontribusi
sebesar 41,9%. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan seluruh unsur sekolah
mengembangkan kemandirian siswa melalui antara lain penanaman kepercayaan
diri bahwa siswa dapat menjadi individu yang mandiri.