Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji secara empirik apakah ada hubungan antara kompensasi dengan kesejahteraan subjektif karyawan outsourcing di PT. ISS Indonesia (Branch Medan). Subjek penelitian adalah karyawan outsourcing yang bekerja di PT. ISS Indonesia (Branch Medan) yang berjumlah 37 orang. Alat ukur yang digunakan adalah instrumen kompensasi yang terdiri dari 32 aitem dan instrumen kesejahteraan subjektif yang terdiri dari 40 soal . Analisis data menggunakan teknik r Product Moment. Berdasarkan analisi data diperoleh bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dinyatakan diterima, yaitu ada hubungan positif antara kompensasi dengan kesejahteraan subjektif karyawan outsourcing. Artinya semakin tinggi kompensasi maka semakin tinggi kesejahteraan subjektif karyawan outsourcing. Hal ini dibuktikan melalui perhitungan analisis r Product Moment dengan nilai atau koefisien = 0,874 dan koefisien determinan = 0,763 dengan p = 0,000 < 0,05. koefisien determinan menunjukkan bahwa kompensasi berhubungan dengan kesejahteraan subjektif sebesar 76,3%. Selanjutnya dilihat dari perhitungan mean hipotetik = 77,5 dan mean empirik 104,46 serta standart deviasi = 9,754 diketahui bahwa kompensasi dalam kategori kompensasi tinggi. Sedangkan kesejahteraan subjektif dari perhitungan mean hipotetik = 90 dan mean empirik 131,24 serta standart deviasi = 11,305 diketahui bahwa kesejahteraan subjektif dalam kategori kesejahteraan subjektif tinggi.