Abstract :
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor perlakuan yaitu faktor I yaitu aplikasi kompos gamal yang terdiri dari 4 taraf perlakuan dengan dosis masing-masing adalah =Pupuk Urea 67,5 gram, pupuk SP36 33,75 gram, dan pupuk KCl 22,5 gram (Kontrol) = Kompos Gamal 1,125 kg per plot (5 ton/Ha), = Kompos Gamal 2,25 kg per plot (10 ton/Ha), = Kompos Gamal 3,375 kg per plot (15 ton/Ha). Faktor II yaitu aplikasi Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Tahu yang terdiri dari 4 taraf perlakuan dengan konsentrasi masing-masing = Penyiraman dengan air tanpa pupuk organik cair limbah tahu ( Kontrol), = Pupuk organik cair limbah tahu 125 cc/ liter air (12,5%), = Pupuk organik cair limbah tahu 250 cc/ liter air (25%), = Pupuk organik cair limbah tahu 375 cc/ liter air (37,5%). Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), diameter batang (cm), produksi tongkol basah tanaman (g) per sampel, produksi tongkol basah tanaman (g) per plot. Hasil dari penelitian menunjukkan aplikasi kompos gamal berpengaruh terhadap budidaya tanaman jagung manis yaitu berpengaruh nyata pada jumlah daun pada umur 3 MST-5 MST dengan dosis perlakuan terbaik yaitu G0 (kontrol), berpengaruh nyata pada diameter batang pada umur 2 MST dengan dosis perlakuan terbaik yaitu G3 (3,375 Kg) dan berpengaruh sangat nyata pada produksi tongkol basah tanaman per plot dengan dosis perlakuan terbaik yaitu G3 (3,375 kg). Aplikasi Pupuk organik cair limbah tahu dan kombinasi perlakuan pemberian kompos gamal dan pupuk cair limbah tahu berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati