Abstract :
Penelitian ini dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Medan Area yang berlokasi di Jalan Kolam nomor 1, Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai bulan Juli 2016. Tanaman bawang merah adalah salah satu komoditas unggulan dibeberapa daerah yang banyak bermanfaat untuk kesehatan dan dapat juga dijadikan sebagai bumbu masakan.Kurangnya lahan dan penggunaan pupuk anorganik yang telah berlangsung lama menyebabkan turunnya produktivitas tanaman bawang merah. Oleh sebab itu telah dilakukan penelitian tentang penggunaan pupuk organik cair limbah air kelapa terhadap pertumbuhan dan produksi 3 varietas bawang merah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas pemberian pupuk organik cair limbah air kelapa terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah (Allium ascolanicum.L), mengetahui pertumbuhan dan produksi penggunaan 3 varietas bawang merah yang berbeda, mengetahui interaksi penggunaan pupuk organik cair limbah air kelapa terhadap pertumbuhan dan produksi 3 varietas bawang merah (Allium ascolanicum. L).Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor perlakuan. Faktor perlakuan pertama dengan pemberian POC air kelapa yang terdiri dari 4 taraf dosis yaitu A0 = kontrol, A1 = 25% POC / liter air, A2 = 50 % POC/ liter air, A3 = 100% POC/ liter air. Faktor perlakuan kedua dengan menggunakan Varietas yang terdiri dari 3 taraf yaitu V1=Varietas Manjung, V2= Varietas Bima, V3=Varietas Bauji dengan parameter pengamatan panjang daun(cm),jumlah daun(helai), jumlah anakan(buah), bobot basah umbi per sampel(g), bobot kering umbi per sampel(g), bobot basah umbi per plot(g) dan bobot kering umbi per plot(g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair limbah air kelapa berpengaruh nyata pada parameter bobot basah sampel dan bobot kering sampel, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap parameter panjang daun, jumlah daun, jumlah anakan pada umur pengamatan 6 MST. Perlakuan beberapa varietas bawang merah berpengaruh sangat nyata pada parameter pengamatan jumlah daun umur 6 MST tetapi berpengaruh tidak nyata pada parameter pengamatan panjang daun, jumlah anakan umur 6 MST dan tidak berpengaruh nyata pada bobot basah per sampel, bobot kering per sampel, bobot basah per plot dan bobot kering per plot pada umur pengamatan 8 MST. Interaksi pemberian pupuk organik cair air kelapa terhadap 3 varietas bawang merah berpengaruh tidak nyata pada semua parameter pengamatan.