Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan berpikir kritis antara
mahasiswa berorganisasi dan mahasiswa tidak berorganisasi di Fakultas Psikologi
Universitas Medan Area. Subjek penelitian adalah mahasiswa di Fakultas
Psikologi Universitas Medan Area yang berjumlah 121 mahasiswa Alat ukur yang digunakan adalah instrumen berpikir kritis yang terdiri dari 11 item. Berdasarkan analisis
data diperoleh bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima, yaitu
ada perbedaan kemampuan berpikir kritis yang signifikan antara mahasiswa
berorganisasi dan mahasiswa tidak berorganisasi.
Selanjutnya dengan melihat nilai rata-rata diketahui bahwa mahasiswa
berorganisasi memiliki kemampuan berpikir kritis yang lebih tinggi dengan nilai
rata-rata 60,38 dibandingkan dengan mahasiswa tidak berorganisasi dengan nilai
rata-rata 25,60. Kemudian hasil perhitungan mean empirik dan mean hipotetik
diperoleh bahwa kemampuan berpikir kritis mahasiswa yang berorganisasi di
Fakultas Psikologi Universitas Medan Area berada pada kategori tinggi