Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah siswa-siswi memiliki harga
diri yang tinggi sehingga mereka memiliki motivasi belajar yang tinggi. Subjek
dalam penelitian ini adalah para siswa-siswi SMPN 1 Namu Ukur kelas IX yang
berjumlah 6 ruangan. Dalam menentukan sampel, peneliti menggunakan teknik
cluster random sampling. Dimana peneliti memberi nomor ruangan pada kertas
dan menggulungnya. Kemudian peneliti mengocok gulungan kertas tersebut dan
mengambil secara acak 2 kertas gulungan. Dan didapatkan bahwa kelas IX-5 dan
IX-6 yang menjadi sampel peneliti.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara harga
diri dengan motivasi belajar. Penelitian ini menggunakan skala harga diri yang
terdiri dari empat aspek yaitu : keberartian diri, kekuatan individu, kompetensi,
ketaatan individu dan kemampuan memberikan contoh. Sedangkan skala motivasi
belajar ada empat yaitu : tanggung jawab, tekun terhadap tugas, berkonsentrasi
untuk meyelesaikan tugas dan tidak mudah menyerah, waktu penyelesaian tugas,
menetapkan tujuan yang realistis. Sampel yanbg digunakan dalam penelitian ini
sebanyak 66 siswa yang berada di kelas IX SMPN 1 Namu Ukur