Abstract :
Kehidupan para remaja di masa ini tidak terlepas dari kemajuan teknologi
dan kehidupan bebas yang tidak terkendali. Di kota Medan cukup banyak remaja-remaja
yang melakukan hubungan selayaknya suami isteri diluar nikah, sehingga
para remaja wanita seringkali mengalami kehamilan diluar nikah. Tetapi dengan
adanya norma-norma dan budaya timur yang masih dianut oleh masyarakat
Indonesia, permasalahan yang dialami oleh remaja yang hamil diluar nikah yaitu
dalam penyesuaian diri dengan keadaan yang diluar norma dan budaya bangsa
Indonesia khususnya di kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan
kualitatif yang dilakukan terhadap tiga remaja yang hamil diluar nikah dengan
status tidak menikah, sehingga dapat diketahui faktor penyebab dan bagaimana
penyesuaian diri remaja yang hamil diluar nikah.
Hasil penelitian menunjukkan ketiga responden mengalami penyesuaian
yang buruk dengan lingkungannya yakni, ketidakmampuan berkomunikasi dengan
lingkungannya, menghindar dari orang lain (melarikan diri) juga sulit untuk
berhadapan dengan orang-orang yang berada dilingkungannya