Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyesuaian diri single mother
yang memiliki anak adopsi. Yang diteliti adalah latar belakang pengadopsian
anak, jenis pengadopsian, dampak sosial dan yuridis yang ditimbulkan, bentuk
penyesuaian diri yang dilakukan, permasalahan yang dihadapi oleh single mother.
Penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian ini untuk mendapatkan
data yang lengkap mengenai penyesuaian diri single mother yang memiliki anak
adopsi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah
teknik wawancara mendalam. Responden berjumlah dua orang wanita single
mother (karena bercerai dan kematian suami) yang keduanya memiliki anak
adopsi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang melatarbelakangi
pengadopsian bagi wanita bercerai adalah tidak memiliki keturunan,
mempertahankan perkawinan, serta sebagai pancingan. Sedangkan pada wanita
ditinggal wafat oleh suami adalah karena rasa belas kasihan. Jenis pengadopsian
yang dilakukan adalah pengadopsian secara tidak tunai dan tidak terang. Tidak
mnai karena mengadopsi anak tanpa dibarengi adanya penyerahan barang tertentu
ebagai tindakan simbolis. Tidak terang karena proses pengadopsian disaksikan
oleh beberapa orang keluarga saja. Permasalahan yang dihadapi oleh kedua
re.sponden terkait statusnya sebagai single mother adalah masalah ekonomi,
keluarga, dan tempat tinggal. Bentuk penyesuaian diri yang dilakukan oleh kedua
responden adalah penyesuaian diri dalam bentuk alloplastis (pasif). Kedua
responden bersikap demikian karena tidak ingin menambah masalah atau konflik
yang ada