Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam
mengenai sibling rivalry pada anak usia sekolah. Sibling rivalry adalah
kecemburuan, kompetisi, penolakan antara dua saudara kandung atau lebih, yang
kemudian berkembang untuk merebut perhatian, kasih sayang, pengakuan serta
penghargaan dari salah satu atau kedua orang tua. Ada beberapa faktor yang
menyebabkan sibling rivalry pada anak, yaitu; sikap orang tua, urutan posisi, jenis
kelamin saudara kandung, perbedaan usia, jumlah saudara kandung, jenis disiplin
dan pengaruh orang luar yang masuk kedalam rumah. Terdapat empat manifestasi
yang ditunjukkan oleh anak yang mengalami sibling rivalry, yaitu; perilaku
agresif, kemunduran tingkah laku, tingkah laku anak mencari perhatian, timbulnya
kematangan dan kemandirian. Penelitan ini menggunakan pendekatan kualitatif
untuk mengumpulkan data tentang sibling rivalry pada anak usia sekolah.
Penelitian ini menggunakan dua orang anak pertama sebagai reponden yang
memiliki saudara kandung yang berjenis kelamin sama dan memiliki jarak usia
tiga tahun, Tingggal dan diasuh dirumah yang sama dan kedua responden samasama
duduk di bangku sekolah dasar. metode pengumpulan data yang digunakan
dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan wawancara mendalam dan
observasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kedua responden mengalami
sibling rivalry, penyebab sibling rivalry pada kedua responden adalah sikap orang
tua yang membeda-bedakan dan adanya anak emas. Manifestasi yang ditunjukkan
kedua responden adalah, reponden I menjadi lebih matang dan mandiri, sementara
responden II mengalami kemunduran tingkah laku. Bentuk perilaku agresif yang
muncul pada kedua responden adalah, perilaku agresif verbal langsung dan tidak
langsung dan agresif fisik aktif langsung