Abstract :
PT. Asuransi Jiwa Bersama Bumi Putera adalah asuransi jiwa
nasional pertama dan tertua di Indonesia. Dilahirkan empat tahun setelah
berdirinya "Boedi Utomo" Sebuah pergerakan nasional yang merupakan
sumber inspirasi para pelopor Bumi Putera 1912. Didirikan di Magelang
Jawa Tengah pada tanggal 12 Februari 1912 dengan nama Onderlingen
Levens Verzekering.
PT. Asuransi Jiwa Bersama Bumi Putera 1912 mulai usahanya tanpa
dukungan modal, pembayaran premi pertama kali oleh kelima tokoh
tersebut merupakan modal awal dari perusahaannya itu. Pengurus pada
waktu itu tidak mengharapkan honorium sehingga mereka bekeja dengan
sukarela. Pada mulanya perusahaan hanya melayani para guru sekolah
Hindia Belanda. Kemudian perusahaan tersebut memperluas pasarya yang
lebih umum dan mengganti namanya menjadi OLMJ. Boemi Poetera yang
sekarang dikenal sebagai PT. Asuransi Jiwa Bersama Bumi Putera 1912
atau disingkat dengan PT. AJB Bumi Putera 1912.
Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Rl.
No.1250/KMK/013/1968 tanggal 20 Desember Bab VI Pasal 37 Ayat 3
Bentuk Usaha Bersama (Mutual) tetap diakui eksistensinya, sehingga
merupakan satu-satunya di Indonesia. PT. Asuransi Jiwa Bumiputera 1912
berlokas1 di Jalan Zainal Arifin No.23 Stabat.
Penyusunan anggaran biaya pada PT. AJB Bumiputera 1912 Cabang
Stabat dimulai dengan penyusunan rencana biaya dalam menjalankan
operasi normal. Pada struktur organisasi perusahaan telah di jelaskan ada
beberapa sub bagian yang ada Masing-masing sub-bagian ini diberi otoritas untuk menyusun anggarannya sendiri. Penyusunan rencana biaya ini
berpedoman kepada data dan informasi atau realisasi anggaran-anggaran
pada tahun-tahun sebelumnya dengan memperhitungkan tingkat kenaikan
harga untuk tahun atau pericde anggaran berikutnya. Penentuan besamya
tingkat harga ini pun harus dilakukan dengan penyelidikan yang cermat.
Pada waktu yang telah ditentukan masing-masing sub-bagian menyerahkan usulan anggaran tersebut untuk diperiksa dan dievaluasi
kantor cabang dan masing-masing kepala sub bagian. Setelah mendapat
persetujuan dari hasll evaluasi tersebut usulan anggaran tersebut disahkan
manjadi usulan anggaran. Usulan anggaran ini diserahkan ke kantot pusat
untuk diperiksa dan evaluasi oleh Biro Penyusunan dan Pengendalian
Anggaran (BPPA).
Pengawasan biaya operasional pada PT. AJB Bumiputera 1912
Cabang Stabat diadakan metalui anggaran. Sebagaimana kita ketahui anggaran selain alat perencanaan juga sekaligus sebagai alat pengawasan.
Pada akhir periode diadakan analisa dan evaluasi terhadap anggaran
untuk melihat apakah pelaksanaan pekerjaan sewai dengan rencana yang
telah ditetapkan dan instruksi-instruksi yang dikeluarkan. Hal ini bertujuan
untuk melihat efisiensl program yang ada karena anggaran juga dijadikan
patron atau dasar bagi penyusunan anggaran periode yang akan datang.