Abstract :
Salah satu cara untuk meningkatkan administrasi kepegawaian adalah
upaya dalam rangka peningkatan kepemimpinan. Kelancaran penyelenggaraan
pemerintahan dan pembangunan nasional terutama melalui peranan
kepemimpinan dijalankannya di dalam organisasi dipimpinnya.
Kepemimpinan pada hakekatnya adalah proses mempengaruhi orang lain.
Kepemimpinan seseorang dipengaruhi oleh perilaku pemimpin masing-masing. Yang
dimaksud dengan tipe kepemimpinan, tidak lain adalah pola perilaku yang ditampilkan
oleh seorang pemimpin. Pada saat pemimpin itu mencoba untuk mempengaruhi orang
lain sepanjang diamati oleh orang lain. Dengan kata lain apabila persepsi seseorang
pemimpin terhadap perilaku kepemimpinannya baik dan bermanfaat, tidak berarti baik
dan berfaedah menurut persepsi orang lain.
Dalam rangkaian itulah maka pegawai negeri perlu dibina atas sistem
kepemimpinan. Sistem yang dimaksud dalam rangkaian ini tidak terlepas dari
kecakapan.
Dalam pembahasan skripsi ini diajukan rumusan masalah sebagai
berikut "Apakah terdapat hubungan yang signifikan antara kepemimpinan
situasional dengan efisiensi kerja pegawai di Kantor Biro Bina Sosial Sekwildasu".