Abstract :
Pada dasarnya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan memecahkan masalah dengan kemandirian pada remaja SMA Cerdas Murni Medan Tembung. Hipotesis yang dikemukakan peneliti adalah adanya hubungan positif antara kemampuan memecahkan masalah dengan kemandirian pada remaja, artinya semakin positif kemampuan memecahkan masalahnya maka akan semakin tinggi kemandiriannya. Sebaliknya semakin negatif kemampuan memecahkan masalahnya maka akan semakin rendah kemandiriannya. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala likert dan tes objektif, dengan menggunakan skala kemandirian menurut Steinberg (2011) berdasarkan beberapa aspek yaitu kemandirian emosi, kemandirian bertindak, kemandirian nilai. Skala kemampuan memecahkan masalah menurut Tallis (1996) berdasarkan beberapa aspek yaitu logika, mendefinisikan masalah, mencari penyelesaian, mengambil keputusan dan evaluasi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 61 orang siswa-siswi SMA Cerdas Murni Medan Tembung. Teknis analisis yang digunakan adalah kolerasi product moment. Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil (1) ada hubungan positif yang sangat signifikan antara kemampuan memecahkan masalah dengan kemandirian yang dilihat dari rxy= -0,687, p = 0,000 (p<0,05), (2) sumbangan kemampuan memecahkan masalah terhadap kemandirian adalah 47,2% diketahui r2 0,472%. Kemandirian remaja SMA Cerdas Murni Medan Tembung tergolong tinggi dan kemampuan memecahkan masalahnya juga tinggi.