Abstract :
Saat ini, Kota Medan mengalami permasalahan peningkatan jumlah penduduk karena arus urbanisasi sebagai dampak perkembangan sektor industri yang semakin pesat. Hal ini tidak diimbangi dengan penyediaan hunian untuk para pekerja (buruh). Kawasan industri dengan tingkat konsentrasi buruh yang tinggi memerlukan kehadiran tempat tinggal yang layak dan terjangkau, yaitu berupa rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang dikelola dengan baik, disertai fasilitas dan aksesibilitas yang mampu mewadahi aktivitas buruh. Metode yang digunakan dalam perancangan rumah susun ini adalah metode deskriptif analisis, yaitu melakukan analisis berdasarkan survey lokasi dan hasil pencarian data berupa data tapak, kependudukan, kepadatan penduduk, klimatologi, serta evaluasi pada bangunan rumah susun yang sudah ada. Perancangan rumah susun menggunakan pendekatan perancangan arsitektur bioklimatik. Bangunan yang dirancang tanggap terhadap iklim sehingga dapat digunakan secara berkelanjutan untuk pengguna dan lingkungan sekitar. Penataan tapak dirancang untuk menciptakan integrasi iklim mikro di kawasan rumah susun dengan mempertimbangkan aspek perilaku dan kondisi sosial penghuni. Konfigurasi fasilitas didalam tapak adalah menyatukan dua
fungsi ruang dalam satu wadah yang menggabungkan antara ruang luar aktif dengan ruang luar pasif. Bentukan massa bangunan beradaptasi terhadap kondisi iklim makro. Massa bangunan mengarah ke timur – barat dengan rasio panjang : lebar sebesar 3:1. Bangunan dirancang simetri ganda dengan jarak yang cukup untuk memperlancar pergerakan sirkulasi udara kedalam bangunan. Fasade bangunan sebelah utara – selatan diberikan bukaan untuk memaksimalkan pencahayaan alami pada ruang dan mengurangi dampak radiasi matahari pada bangunan. Bangunan terdiri dari 4 lantai, lantai 1 tediri dari fungsi pendukung yang mengadopsi sistem panggung untuk memperlancar pergerakan angin yang akan mengurangi efek heat island sehingga memungkinkan tetap terjadinya aliran udara dan evaporasi terhadap lingkungan. Lantai 2 sampai 4 berfungsi sebagai hunian yang terdiri dari 3 tipe unit hunian yaitu tipe 24m2, 36m2, dan 48 m2.