Abstract :
Jamur tiram putih mengandung nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh
manusia, antara lain karbohidrat dan protein. Perbedaan kandungan karbohidrat
dan protein pada jamur tiram putih bergantung pada substrat media tanam yang
digunakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kandungan
karbohidrat dan protein jamur tiram putih yang dikultur pada serbuk kayu kemiri
(Aleurites moluccana), kayu jati (Tectona grandis), dan kayu campuran yang
terdiri dari kayu mahoni (Swietenia macrophylla), kayu kemiri (Aleurites
moluccana), kalu jati (Tectona grandis), dan kayu rambung (Hevea brasiliensis).
Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental. Pada tahap
pengujian menggunakan metode Luff Scrhroorl untuk mengetahui kadar
karbohidrat dan metode Kjeldahl untuk pengujian kadar protein. Hasil penelitian
menunjuklan bahwa jamur tiram putih yang dikultur pada serbuk kayu kemiri
memiliki kadar karbohidrat 0.76%, kayu campuran 0,73%, dan kayu jati 0.70%.
Sedangkan kadar protein yang dikultur pada serbuk kayu kemiri 9,3%, kayu
campuran 9.5% dan kayu jati 9,2%. Oleh karena itu terbukti bahuwa dengan
menggunakan media tanam yang berbeda akan menghasilkan nutrisi yang berbeda
pada jamur tiram putih.