DETAIL DOCUMENT
Kultur Anther Tanaman Anggrek (Phalaenopsis sp) pada Berbagai Konsentrasi NAA dan 2,4 D
Total View This Week0
Institusion
Universitas Medan Area
Author
Meliala, Enos Marchell Ernest
Subject
kultur anther 
Datestamp
2017-11-29 07:44:12 
Abstract :
Tanaman anggrek merupakan salah satu tanaman bias yang cukup digemari di Indonesia. Keistimewaan tanaman ini dibandingkan dengan tanaman lainnya adalah mempunyai bentuk, ukuran dan wama bunga yang beraneka ragam disamping ketahanan bunganya (value life) yang relatif lebih lama dibandingkan dengan tanaman hias lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi NAA dan 2,4-D yang tepat/sesuai guna memperoleh tanaman anggrek haploid melalui kultur anther. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Riset dan Teknologi Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Medan bulan Desember 2005 hingga Maret 2006. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 2 faktor perlakuan. Faktor pertama adalah konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh NAA (N) dengan 4 taraf yaitu : N1 (0,001 ppm), N2 (0,01 ppm), N3 (1 ppm) dan N4 (10 ppm). Faktor kedua adalah konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh 2,4-D (D) dengan 4 taraf yaitu: D1 (0,001 ppm), D2 (0,01 ppm), D3 (1 ppm) dan D4 (10 ppm). Adapun parameter yang diamati adalah saat terbentuk kalus (HST), persentase membentuk kalus (%), jumlah eksplan membentuk kalus (buah), pertambahan berat eksplan (g), berat kalus (g) dan kualitas kalus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh 2,4-D menunjukkan pengaruh yang tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati. Pada penelitian ini perlakuan konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh NAA (N) yang terbaik untuk semua parameter yang diamati yaitu N3 (I ppm) dan untuk perlakuan Zat Pengatur Tumbuh 2,4-D (D) yang terbaik untuk semua parameter yang diamati terdapat pada D3 (1 ppm). Interaksi yang terbaik pada semua parameter yang diamati terdapat pada kombinasi N3D3. 

Institution Info

Universitas Medan Area