Abstract :
Perencanaan konstruksi melibatkan pemakaian penilaian teknik untuk
menghasilkan sebuah sistem konstruksi yang secara memadai akan memuaskan
keperluan langganan pemilik. Selanjutnya, sistem ini dipadukan kedalam sebuah model matematik untuk mendapatkan gaya-gaya bagian konstruksi. Karena model matematik tersebut tidak pernah secara teliti menyatakan konstruksi yang sebenarnya,maka penilaian teknik sekali lagi diperlukan untuk menaksir berlakunya analisis tersebut sehingga tenggang yang memadai dapat dibuat dalam ketentuan deformasi dan ketaktentuan statika.