Abstract :
Dari analisis dan evaluasi yang telah dilakukan, penulis berkesimpulan bahwa: 1. Dalam hal struktur organisasi, adanya pemisahan fungsi. Penagihan hutang premi dilakukan oleh Departemen Collection, sementara pembukuan dilakukan oleh Departemen Finance dan Pengawasan oleh Accounting. 2. Metode pencatatan piutang menggunakan metode posting langsung
harian, dengan
demikian setiap saat dapat diketahui jumlah piutang berdasarkan jenisnya yang ada di
perusahaan.
3. Dalam hal pengendalian, departemen Collection membuat laporan
piutang premi
yang disebut Aging Schedule setiap minggunya, sehingga data piutang
yang belum
tertagih selalu up to date.
4. Realisasi penerimaan piutang yang dicapai perusahaan cukup
baik dan jika dibandingkan dengan piutang premi pada tahun sebelumnya
piutang terus mengalami
peningkatan. Hal ini sangat menguntungkan bagi perusahaan karena perusahaan
memperoleh sumber dana yang utama adalah dari piutang yang jatuh tempo dari
nasabah.
5. Bagian penagihan, dan bagian yang menerima hasil tagihan terpisah atau bagian yang
berbeda, sehingga sangat sulit untuk terjadinya penyelewengan.