Abstract :
Kabupaten Langkat adalah salah satu Kabupaten di
Provinsi Sumatera
Utara dimana luas daerah 6.263,29 Km2 dan jumlah penduduk di tahun 2005
yang berjumlah 970.433 jiwa.
Pada tahun 2001 mata pencaharian untuk pertanian
pangan adalah
136.899 jiwa sekitar 35,09 persen dari mata pencaharian lainnya.
Pada tahun 2004 nilai Pendapatan Domestik Regional
Bruto Kabupaten Langkat adalah 6.619.698,26 dan pada tahun 2005 nilai
Pendapatan domestik
Regional Bruto Kabupaten Langkat terjadi peningkatan penerimaan
Pendapatan
Domestik Regional Bruto Rp. 7.568.663,80 dimana masih
didominasi sektor
pertanian.
Keadaan pertanian padi di Kabupaten Langkat tahun 2005, untuk padi
sawah luas panen (Ha) adalah 83.571 dan padi ladang adalah 503 dan produksi
(ton) 361. 624 dan padi ladang 1.331. Berdasarkan data yang diperoleh selama kurun waktu tahun 2000 sampai tahun
2005 tersebut, maka dapat diproyeksikan total konsumsi beras perkapita sampai
tahun 2005 di Kabupaten Langkat dengan beberapa asumsi sebagai berikut :
Nilai awal tahun 2000 jumlah penduduk Kabupaten Langkat 906.565 jiwa
dan rata-rata pertumbuhan penduduk 1,34 persen dan tahun 2005 jumlah
penduduk di Kabupaten Langkat adalah 970.433 jiwa dan konsumsi beras sebesar
161.363 ton.
Proyeksi pertumbuhan penduduk dan kebutuhan beras
rumah tangga di Kabupaten Langkat tahun 2006-2015 dimana jumlah penduduk
untuk tahun 2006
sebanyak 983.087,2 jiwa dan konsumsi per Kg/Kapita/tahun sebesar
154,70.
Proyeksi pertimbangan produksi dan konsumsi beras di
Kabupaten Langkat
tahun 2006 - 2015; dimana pada tahun 2006 total konsumsi
beras sebanyak
340.987,73 ton dan jumlah produksi beras sebesar 219.783,75
ton dan defisit
sebesar 121.203,98 ton dan pada tahun 2015 total konsumsi
beras sebesar
331.977,54 ton dan jumlah produksi beras adalah sebesar
187.418,19 ton dan
defisit sebesar 144.559,34 ton.