Abstract :
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan Koordinasi Vertikal
dan Koordinasi Horizontal yang dilakukan oleh Aparat Badan lnvestasi dan Promosi Propinsi Sumatera Utara tidak mempunyai hubungan yang
signifikan terhadap Peningkatan Efektifitas Organisasi Badan Investasi dan
Promosi Propinsi Sumatera Utara.
Koordinasi Vertikal-Efektifitas Organisasi Badan Investasi dan Promosi
(X1 - Y) = -0,298.
Koordinasi Horizontal Efektifitas Organisasi Badan Investasi dan
Promosi (X2 - Y) = -0,076
Sedangkan Koefisien Determinasinya (KD) = 0,056. Hal ini
berarti bahwa pengaruh variabel X1 dan X2 secara bersama-sama terhadap Y adalah sebesar
5,6 persen, sedangkan 94,4 persen dipengaruhi oleh
variabel lain,
seperti kondisi politik dalam negeri, keamanan dan
ketertiban,
ketidakpastian hukum, masalah perburuhan dan sebagainya. Dengan demikian penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan Koordinasi yang dilakukan oleh aparat Badan Investasi dan Promosi Propinsi Sumatera Utara akan cenderung rendah pengaruhnya bahkan negatif dan
tidak signifkan terhadap Efektifitas Organisasi Badan Investasi dan
Promosi, apabila faktor-faktor yanng lain seperti kondisi
politik dan keamanan tidak kondusif, sehingga, sehingga pada akhirnya kegiatan Koordinasi Badan Investasi dan Promosi tidak atau kurang bermanfaat.