Abstract :
PT. Spectrum Unicipta Cabang Medan yang bergerak di bidang industri
mebel, perlengkapan pergudangan dan pertokoan, pintu kunci, racking, meja
kasir, dan perlengkapan lainnya. Tujuan didirikan perseroan ini adalah untuk
menjalankan usaha dalam bidang industri, yang memproduksi produk sendiri dan
memasarkannya baik di dalam maupun luar daerah, untuk mencapai maksud
tujuan tersebut perseroan menjalankan usaha dalam bidang industri mebel,
perlengkapan pergudangan dan pertokoan, pintu, kunci, racking, meja kasir dan
perlengkapan kantor lainnya. Bahan baku yang digunakan dalam memproduksi
produk yaitu besi.
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti nyata
(empiris) tentang penerapan akuntansi biaya bahan baku pada PT. Spectrum
Unicipta Cabang Medan, apakah sudah sesuai dengan standar akuntansi
keuangan di Indonesia.
Melalui sumber data primer dan skunder teknik pengumpulan data
dilakukan dengan cara wawancara dan observasi terhadap proses
produksi perusahaan mulai dari pemesanan bahan baku hingga menjadi bahan
jadi. Berdasarkan hasil penelitian, peusahaan telah mengikuti standar,
meskipun masih banyak kekurangan disebabkan perusahaan ini merupakan
perusahaan cabang dan dalam penerapan akuntansi biaya pada bahan baku besinya
belum menggunakan data pengukuran pemesanan (Lot size).
Dalam hal ini, hendaknya perusahaan segera melakukan upaya
perbaikan dalam mengelola sistem persediaan bahan baku besinya karena hal
ini sangat berpotensi dalam penghematan biaya pada perusahaan dan sebaiknya segera melakukan data pengukuran pemesanan (Lot Size) karena metode
pengukuran pemesanan (Lot size) bertujuan untuk meminimalkan rata-rata biaya
tiap periode dan untuk menyelesaikan suatu permasalahan untuk mendekati penyelesaian terbaik (optimal).