Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi program KB nasional di Propinsi Sumatera Utara serta faktor-faktor yang memepengaruhi implementasi program KB tersebut.
Sampel diambil secara purposive sampling, sebanyak 55 orang. Analisis data dilakukan
dengan
menggunakan metode deskriftif.
Implementasi program KB Nasional di Propinsi Sumatera Utara dilihat dari
komunikasi,
sumber-sumber, wewenang dan struktur birokrasi, secara umum belum berjalan dengan baik, namun
apabila dilihat dari masing- masing variabel kebijakan menunjukkan adanya perbedaan
dalam
keberhasilan implementasi program KB tersebut. Dilihat dari Komunikasi, yaitu berkaitan dengan kejelasan konsep kebijakan dan kejelasan tujuan dan sasaran kebijakan KB, telah dapat dipahami
dengan baik oleh para pelaksana program, namun sumber daya yang digunakan (SDM, teknologi,
keuangan, sarana dan prasarana) sebagai ujung tombak dalam proses administrasi maupun organisasl
pelaksana belum memadai. Wewenang yang dimiliki oleh pelaksana program KB, menunjukkan masih
rendahnya dukungan komitmen Pemerintah Kabupaten/ Kota baik secara politis maupun
operasional,
dan masih kurangnya koordinasi dan komunikasi antara aktor kebijakan yakni terutama antar instansi terkait sebagai pelaksana dengan seluruh stakeholders yang ada. Faktor-faktor yang mempengaruhi
dalam implementasi Kebijakan Program KB di Propinsi Sumatera Utara adalah fakor masih
rendahnya
dukungan komitmen politis dan operasional Pemerintah Kabupaten/ Kota terhadap Program
KB di
daerahnya.
Untuk lebih meningkatkan tingkat keberhasilan Implementasi program KB di Propinsi
Sumatera Utara, maka perlu adanya komitmen dan dukungan Pemerintah Kabupaten/ Kota dalam
bentuk dukungan dana operasional melalui APBD, penyediaan tenaga yang terlatih serta sarana yang memadai dalam implementasi program KB di Sumatera Utara.