Abstract :
Pada sistem tenaga listrik selalu dimungkinkan terjadi gangguan yang
bersifat transient maupun bersifat dinamik. Gangguan dinamik ini disebabkan
oleh adanya perubahan beban yang kecil yang menyebabkan terjadj ayunan
(swing) sebelum sistem tersebut kembali mencapai keadaan yang stabil.Perbaikan
kinerja dinamik sistem yang meliputi frekuensi dan tegangan dapat dilakukan
dengan cara menambahkan peralatan umpan balik optimal pada sistem asli.
Konsep yang dipakai adalah kriteria indeks kinerja varian minimal LQR (Linear
Quadratic Regulatian), yaitu dengan mencari penguatan umpan baJik LQR yang
meliputi harga penguatan umpan balik kontroler (K) dan penguatan estimator
optimal (Kr) yang diumpankan melalui sisi turbin dan eksitasi.Dari simulasi
terlihat bahwa pemberian umpan balik optimal LQR pada sisi turbin dan sisi
eksitasi secara bersama-sama menghasilkan perbaikan kinerja dinamik sistem
yang lebih baik dibandingkan dengan hanya memberikan umpan balik optimal
LQR ke sisi exitasi saja. Namun keduanya telah terbukti dapat mengbasilkan
perbaikan kinerja dinamik sistem pembangkit tenaga listrik tersebut.