Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk Kinerja Pemerintahan Kecamatan di Kecamatan
Kota Pinang
Kabupaten Labuhan Batu Selatan. Metode yang digunakan merupakan penelitian
deskriftif dengan sumberdata diperoleh melalui wawancara. Informan diambil berasal dari perangkat
pemerintahan kecamatan, kepala desa, anggota BPD dan masyarakat. Analisis
data analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah adanya otonomi
daerah, dalam
membiayai anggaran rutin dan pembangunan Kecamatan Kota Pinang
seluruhnya
masih tergantung dari APBD Kabupaten. Dalam penguasaan
teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan seperti pada saat sekarang ini, tingkat kemampuan
aparat Kecamatan Kota Pinang masih perlu ditingkatkan. Kebanyakan
dari pegawai
yang ada masih belum menguasai komputer dan teknologi informasi.
Dengan
demikian kesiapan SDM Kecamatan Kota Pinang masih perlu terus
diupayakan
seiring kemajuan jaman. Dengan adanya otonomi daerah, telah meningkatkan
peran
Pemerintah Kecamatan Kata Pinang, karena Kecamatan yang dulu
merupakan
wilayah administratif kini telah berubah menjadi Perangkat Daerah
yang memiliki
wilayah kerja dan bertindak sebagai fasilitator pembangunan di daerahnya,
serta telah
diberikan tambahan kewenangan dari Kabupaten untuk mengurus beberapa
hal yang
didelegasikan kepada Kecamatan. Tingkat keberhasilan pencapaian program atau
kebijakan yang dilaksanakan oleh Kecamatan Kota Pinang sudah cukup baik, karena
realisasi pencapaian kinerja Kecamatan Kota Pinang adalah 93,5 % dari target yang
ingin dicapai. Secara umum hasil-hasil dari program atau kebijakan yang
dilaksanakan oleh Kecamatan Kota Pinang dapat memenuhi kebutuhan atau aspirasi
warga masyarakat. Namun secara menyeluruh, masih belum dapat karena
keterbatasan anggaran yang ada, sehingga program dilaksanakan secara prioritas.