Abstract :
PT. Era Karya Jatayu Mas Medan merupakan perusahaan swasta yang bergerak
dalam bidang pengolahan kelapa sawit atau pabrik kelapa sawit. Alasan
peneliti melakukan penelitian diperusahaan ini disebabkan karena ada hal yang
menarik mengenai kinerja karyawan dan rancangan pekerjaan. Hal menarik
tersebut dapat dilihat dari kuantitas, kualitas, Dapat tidaknya diandalkan dan
sikap kerja. Dimana, karyawan sering menunda-nunda pekerjaan sehingga
pekerjaan tidak selesai tepat waktu, karyawan sering mendapatkan teguran dan
peringatan dari atasannya dan masih adanya kesalahan kerja yang
dilakukan
karyawan dalam bekerja, kurangnya kesediaan dari karyawan untuk
bekerja
dengan penuh semangat dan tanggung jawab. Hal ini akan berdampak
negatif
pada perusahaan, dimana karyawan yang menunjukkan keengganan
bekerja
akan mengakibatkan dampak yang banyak sekali, diantaranya adalah
absensi.
kegelisahan dalam bekerja. Sementara mengenai rancangan pekerjaan,
dimana
proses penentuan tugas-tugas yang diberikan pimpinan perusahaan
belum
terlaksana dengan baik dan masih adanya pembagian tugas yang
tidak sesuai
dengan job description yang ada didalam perusahaan serta karyawan
karyawan
sering mengalami kesulitan. Seperti yang terdapat di divisi personalia
dan
umum, karyawan sering bertanya kepada atasan mengenai hal apa saja yang harus dilakukan dalam melakukan pengembangan organisasi dan pengelolaan
sumber daya manusia yang ada mulai dari mutasi karyawan, seleksi,
pelatihan,
pensiunan karyawan dan pekerjaan lainnya. Hal tersebut mungkin
diakibatkan
oleh rancangan pekerjaan yang kurang jelas disampaikan
kepada para
karyawan.
Berdasarkan hasil dan pembahasan maka penulis dapat menyimpulkan
bahwa
rancangan pekerjaan berpengaruh positif dan singnifikan terhadap
kinerja
karyawan pada PT. Era Karya Jatayu Mas Medan dengan diperolehnya Nilai
t hitung diperoleh 11.019 dimana nilai t table pada a 1 % yakni 1,684 dan
pada a 5%
yakni 2,021. Dimana taraf singnifikan 1 % nilai t hitung 11.019 > t table 1,684 dan
taraf singnifikan 5% nilai thitung 11.019 > t table 2,021. Dimana rancangan
pekerjaan akan mendorong karyawan untuk menggunakan seluruh
keterampilan dan keahlian yang dimilikinya secara optimal karena setiap
karyawan akan memberikan kontribusi yang nyata dalam tim kerja. Karyawan
akan memperoleh otonomi lebih luas dalam pekerjaannya tanpa dibatasi oleh
ruang lingkup divisi.