Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor strategis eksternal
dan
internal yang mempengaruhi keberhasilan pengembangan agribisnis kelapa
sawit
rakyat di Provinsi Sumatera Utara serta merumuskan dan merekomendasikan prioritas strategis pengembangan agribisnis kelapa sawit rakyat. Penelitian dilakukan
dengan metoda deskriptif melalui survei. Teknik pengambilan contoh
dilakukan
secara purposive sampling, yakni dengan menginventarisasi faktor-faktor
strategis eksternal dan internal dan dianalisa menggunakan matriks TOWS (Threats,
Opportunities, Weaknesses, Strengths) dan analisa QSPM (Quantitative
Strategic
Planning Matrix). Dari hasil analisa dengan menggunakan matriks TOWS
(Threats, Opportunities, Weaknesses, Strengths) dan analisa QSPM (Quantitative
Strategic
Planing Matriks) m telah dirumuskan dan direkomendasikan 5 (lima) prioritas
strategi pengembangan agribisnis kelapa sawit rakyat Jangka Pendek dan
Menengah untuk dapat diimplementasikan oleh pengambil kebijakan di Provinsi
Sumatera Utara sebagai berikut : 1) Strategi pengembangan, intensifikasi, dan
rehabilitasi kelapa sawit rakyat, 2) Strategi pemberdayaan kelembagaan petani dan
peningkatan peranan lembaga penunjang, 3) Strategi peningkatan kualitas SDM
(petani dan pelaku agribisnis), 4) Strategi produktivitas dan mutu kelapa sawit, serta 5) Strategi fasilitasi penyediaan benih bermutu, sarana produksi dan pembangunan
infrastruktur. Sejalan dengan itu telah dirumuskan dan direkomendasikan juga 3
(tiga) prioritas strategi pengembangan agribisnis kelapa sawit rakyat jangka
panjang sebagai berikut: 1) Strategi pengembangan kemitraan usaha antara petani
dengan pabrik kelapa sawit, 2) Strategi optimalisasi fungsi dan peranan lembaga
penelitian dan pengembangan, 3) Strategi pemberiaan keringanan pajak dan
pungutan lain kepada pelaku agribisnis kelapa sawit.