Abstract :
Dalam upaya untuk membuktikan ketiga hipotesis di atas, maka digunakan
metode analisis data Analisis Regresi Dua Prediktor, dimana hasil yang
diperoleh
adalah sebagai berikut: 1). Terdapat hubungan positif yang sangat signifikan
antara budaya sekolah dan self efficacy dengan kedisiplinan. Hasil ini ditunjukkan dengan koefisien F reg = 7,245 dimana p < 0,010. Ini menandakan bahwa
semakin
baik budaya sekolah dan semakin tinggi self efficacy, maka tingkat kedisiplinan
siswa semakin tinggi. Sebaliknya semakin buruk budaya sekolah dan semakin
rendah self efficacy, maka tingkat kedisiplinan semakin rendah. Berdasarkan hasil
penelitian ini, maka dapat dinyatakan bahwa hipotesis yang diajukan dalam
penelitian ini dinyatakan diterima. 2). Penelitian ini membuktikan bahwa bobot
sumbangan dari variabel budaya sekolah terhadap variabel kedisiplinan adalah
sebesar 8,4%. Kemudian variabel self efficacy memberikan pengaruh sebesar
4,6%. Berdasarkan hasil ini, diketahui bahwa total sumbangan kedua variabel
bebas terhadap variabel terikat adalah sebesar 13%. Berarti masih terdapat 87%
pengaruh dari variabel lain terhadap kedisiplinan, dimana faktor-faktor lain
tersebut dalam penelitian ini tidak dilihat, diantaranya ada 2 faktor, yakni faktor
utama dan faktor penunjang. Faktor utama yang meliputi motif, tujuan yang
hendak dicapai, situasi. Sedangkan faktor penunjang antara lain, kesiapan, minat
dan konsentrasi, keteraturan waktu dan disiplin dan faktor jenis kelamin.