DETAIL DOCUMENT
Hubungan Budaya Sekolah dan Self Efficacy dengan Kedisplinan Siswa SMA PKMI 1 Medan
Total View This Week0
Institusion
Universitas Medan Area
Author
Samosir, Nettina
Subject
budaya sekolah 
Datestamp
2018-01-09 03:37:07 
Abstract :
Dalam upaya untuk membuktikan ketiga hipotesis di atas, maka digunakan metode analisis data Analisis Regresi Dua Prediktor, dimana hasil yang diperoleh adalah sebagai berikut: 1). Terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara budaya sekolah dan self efficacy dengan kedisiplinan. Hasil ini ditunjukkan dengan koefisien F reg = 7,245 dimana p < 0,010. Ini menandakan bahwa semakin baik budaya sekolah dan semakin tinggi self efficacy, maka tingkat kedisiplinan siswa semakin tinggi. Sebaliknya semakin buruk budaya sekolah dan semakin rendah self efficacy, maka tingkat kedisiplinan semakin rendah. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat dinyatakan bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dinyatakan diterima. 2). Penelitian ini membuktikan bahwa bobot sumbangan dari variabel budaya sekolah terhadap variabel kedisiplinan adalah sebesar 8,4%. Kemudian variabel self efficacy memberikan pengaruh sebesar 4,6%. Berdasarkan hasil ini, diketahui bahwa total sumbangan kedua variabel bebas terhadap variabel terikat adalah sebesar 13%. Berarti masih terdapat 87% pengaruh dari variabel lain terhadap kedisiplinan, dimana faktor-faktor lain tersebut dalam penelitian ini tidak dilihat, diantaranya ada 2 faktor, yakni faktor utama dan faktor penunjang. Faktor utama yang meliputi motif, tujuan yang hendak dicapai, situasi. Sedangkan faktor penunjang antara lain, kesiapan, minat dan konsentrasi, keteraturan waktu dan disiplin dan faktor jenis kelamin. 

Institution Info

Universitas Medan Area