Abstract :
Berdasarkan identifikasi dan batasan masalah, maka penulis
merumuskan masalah
dalam penelitian ini yaitu bagaimana peran anggota DPRD perempuan Sumatera
Utara periode 2009-2014 dalam proses pembuatan kebijakan publik, apa saja
produk kebijakan publik yang keputusannya melibatkan anggota
legislatif perempuan di DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014, dan faktor-faktor penghambat partisipasi anggota legislatif perempuan dalam proses pembuatan kebijakan publik di DPRD Sumatera Utara Periode 2009-2014. Tujuan penelitian
ini adalah untuk mengetahui bagaimana peranan anggota legislatif perempuan di DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014 dalam menghasilkan kebijakan publik.
Dalam usaha melakukan penelitian terhadap judul tesis di atas maka
dilakukan penelitian secara kepustakaan dan penelitian pada kantor DPRD Sumatera Utara.
Dari hasil penelitian dan analisis penelitian mengenai peran anggota legislatif perempuan di DPRD Sumatera Utara periode dalam pembuatan kebijakan publik
periode 2009-2014, dalam penelitian ini dapat ditarik kesimpulan berdasarkan
landasan teori peneliti bahwa peran anggota legislatif perempuan di DPRD
Sumatera Utara dalam pembuatan kebijakan publik dinilai masih belum optimal. DIkarenakan, dari 17 orang anggota leggislatif perempuan di DPRD Sumatera
Utara hanya beberapa orang saja yang terlihat berperan aktif dan kritis
dalam
setiap agenda DPRD Sumatera Utara. Penelitian ini juga menyarankan
kinerja
anggota legislatif perempuan di DPRD Sumatera Utara diharapkan kedepannya
menjadi lebih baik dan mampu memyuarakan permasalahan perempuan
khususnya dan permasalahan rakyat Sumatera Utara umumnya, dan diharapkan
agar partai politik lebih selektif dalam pencalonan anggota legislatif, khususnya
perempuan. Sehingga kedepannya tidak ada lagi anggota legislatif perempuan
yang tidak mampu berperan aktif menyuarakan hal-hal yang menyangkut
kepentingan rakyat.